Rabu, 22 Februari 2012

Menaksir

Salam Pramuka!!!
Pada suatu saat terkadang kita perlu untuk mengetahui berapakah lebar suatu sungai serta kedalamannya, tinggi suatu pohon, kecepatan suatu arus sungai, dan lain sebagainya, sedangkan pada saat itu kita tidak membawa peralatan yang memadai. Diperlukan suatu keterampilan untuk menaksir agar kita dapat mengetahui semua itu. Menaksir tentu saja bukan mencari ukuran yang sebenarnya, tetapi hanya melakukan suatu perkiraan dengan ketepatan minimal 80%. Ketepatan menaksir diperlukan pengalaman, sehingga membutuhkan latihan yang terus menerus untuk mengurangi tingkat kesalahan. Dan berikut ini adalah beberapa cara untuk menaksir.

A. Menaksir Lebar Sungai.
Berikut ini ada dua buah cara untuk menaksir lebar sungai :
1. Cara Pertama
Cara menaksir lebar sungai
  • Carilah patokan baik berupa batu, pohon, kayu atau apapun yang tidak bergerak di seberang sungai dan kita berdiri tepat tegak lurus menghadap patokan diseberang. Patokan itu kita beri nama titik A dan tempat kita berdiri saat ini disebut titik B.
  • Berjalanlah ke arah kiri (sepanjang tepi sungai) sejauh 10 meter hingga bertemu titik C. Berilah tanda berupa batu atau kayu pada titik C.
  • Dari titik C kita berjalan lagi ke kiri (sepanjang tepi sungai) sejauh 10 meter. Tempat berdiri sekarang disebut dengan titik D.
  • Dari titik D kita berjalan mundur (menjauh dari tepi sungai) tegal lurus dengan sungai, mata kita harus memperhatikan titik A dan C. Kita berhenti berjalan mundur sampai titik A, C dan kita berada pada garis lurus. Titik tempat kita berhenti disebut dengan titik E.
  • Jarak kita berdiri saat ini (titik E) dengan tepi sungai (titik D) adalah sama dengan lebar sungai. Artinya DE=AB.
2. Cara Kedua
Untuk menaksir lebar sungai dapat juga dilakukan dengan menggunakan perhitungan sudut, hal ini berhubungan erat dengan cara perhitungan sudut dalam segitiga sama kaki. Silahkan disimak ilustrasi berikut ini :
Menaksir lebar sungai dengan sudut. Klik gambar untuk memperbesar
  • Asumsikan kita berada pada titik B.
  • Carilah sebuah benda (pohon, batu, kayu, dll) yang berada di seberang sungai yang tegak lurus dengan tempat kita berdiri. Asumsikan benda itu sebagai titik A.
  • Untuk mulai menghitung, hadaplah ke kiri (90 derajat) tepat di tepi sungai lalu berjalan mundur sambil melihat kompas dan titik A.
  • Berhentilah apabila sudut 45 derajat pada kompas tepat menunjuk pada titik A. Tempat kita berdiri saat ini adalah titik C.
  • ABC adalah segitiga sama kaki, dengan ketentuan garis AB = garis BC. 
Dengan demikian, jarak perpindahan kita dari tempat semula ke tempat yang sekarang adalah sama dengan lebar sungai tersebut. Apakah bisa dipahami? Misal jarak BC = 10 meter, maka jarak AB = 10 meter juga. Sangat mudah bukan? Selamat mencoba.


    3. Cara Ketiga
    Untuk mengukur lebar sungai dengan cara yang lebih cepat, dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah topi. Pakailah sebuah topi dan aturlah ujung topimu sedemikian rupa sehingga garis pandangan matamu melalui tepi topi itu tepat ke arah bagian bawah patokan (akar pohon atau batu) kemudian belokkan badanmu 90 derajat tanpa merubah posisi kepala dan perhatikan garis matamu tadi jatuh pada tanah bagian mana dan mintalah temanmu untuk memberi tanda pada bagian tanah tersebut. Jarak kamu dengan tanda itu adalah lebar sungai.

    Akan kami buatkan ilustrasi gambar untuk cara yang kedua ini, silahkan kembali lagi ke halaman ini.

    Senin, 06 Februari 2012

    Struktur DKC Lampung Timur Periode 2012-2017

    Salam Pramuka!!!
    Lampung Timur telah usai melaksanakan MUSPPANITERACAB III Tahun 2012 pada tanggal 5 Februari 2012 di Aula Kwartir Cabang Lampung Timur. Acara ini dibuka secara langsung oleh kak Drs. Tumin, MM selaku Ka. Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Lampung Timur pada pukul 10.00 WIB. Adapun beliau berpesan kepada para Pramuka Penegak dan Pandega Se-Lampung Timur untuk senantiasa dapat mengemban amanat secara baik dan penuh rasa tanggungjawab serta tetap menjaga eksistensi DKC agar mampu bertahan dan aktif hingga lima tahun kedepan.

    Walaupun kegiatan ini terkesan sederhana, namun tujuan musyawarah dapat tercapai dengan baik, yaitu memilih ketua dan wakil yang baru, membuat program untuk satu tahun kedepan, serta menyeleksi anggota untuk kepengurusan untuk lima tahun mendatang.
    Pengurus DKC Lampung Timur Periode 2012-2017
    Struktur DKC Lampung Timur Periode 2012-2017. Klik gambar untuk memperbesar
    Semoga kepengurusan kali ini dapat memperkuat eksistensi Pramuka Penegak dan Pandega Lampung Timur. Salam Pramuka!!!

    Selasa, 31 Januari 2012

    Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional

    Salam Pramuka!!!
    Kwartir Daerah Lampung telah mengirimkan anggota Pramuka Penegak dan Pandega Saka Bahari sejumlah 31 orang, 2 Pembina Pendamping, 2 Pinkonda dan 2 orang staf kontingen pada Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional yang telah diselenggarakan pada tanggal 28 Desember 2011 sampai dengan tanggal 19 Januari 2012. Adapun rute pelayaran tersebut adalah Jakarta - Makasar - Balikpapan - Pulau Derawan - Tarakan - Karang Ungaran (Ambalat) - Pulau sebatik dan dimasing-masing kota disempatkan untuk singgah dan melaksanakan kegiatan wisata serta bakti. Adapun kegiatan perkemahan dilaksanakan di Pulau sebatik dari tanggal 7 s.d 11 Januari 2012 dengan menyertakan berbagai kegiatan bakti, wisata, upacara, pentas seni, pengibaran Bendera Merah Putih 1000 meter persegi dan pendalaman materi tentang saka bahari, kapal serta perbatasan NKRI.

    Kegiatan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional ini dipimpin langsung oleh Dansatgas/Ketua penyelenggara Kolonel Laut (E) Muhammad Faisal, S.E, M.M, beliau ikut serta dalam pelayaran dan perkemahan dari awal hingga akhir. Tidak kalah seru, Ka. Pinsaka Bahari Nasional Laksamana Pertama (TNI) Kingkin Suroso, S.E juga ikut serta dalam pelayaran.

    Kegiatan ini dilaksanakan merupakan sebagai wujud kepedulian pramuka terhadap wilayah perbatasan. Apa lagi luas indonesia yang 2/3 adalah lautan yang kaya akan potensi baik itu potensi laut, gas alam dan minyak bumi yang rawan menjadi incaran bangsa asing.

    Pelayaran dilaksanakan menggunakan salah satu alutsista TNI AL Komando Armada Timur yaitu KRI Dr. Soeharso (990). Adapun profil singkat KRI Dr. Soeharso (990) adalah sebagai berikut :


    Nama: KRI Dr. Soeharso (990)
    Nama Sebelumnya : KRI Tanjung Dalpele (972)
    Status : Masih bertugas
    Berat : 11.394 ton (berat kosong)
    : 16.000 ton (berat penuh)
    Panjang : 122 m (400.26 kaki)
    Lebar: 22 m (72.18 kaki)
    Draft: 67 m (219.82 kaki)
    Kecepatan: 10-12 knot
    Sekoci: 2xLCU tipe 23 M
    Awak Kapal : 400 orang
    Pesawat: 3xHelikopter tipe super puma
    Produsen : Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan
    Jenis Kapal: Kapal Bantu Rumah Sakit
    Fasilitas





    : 1 ruang UGD
      3 ruang bedah
      6 ruang poliklinik
      14 ruang P-jang
      2 ruang perawatan yang masing-masing memiliki 20 tempat
      tidur
    Persenjataan: 1 buah Meriam Bofors SAK 40 mm L/70
      2 buah penangkis serangan udara (PSU) Rheinmetall 20mm
      2 buah senapan mesin 12,7 mm
    Tenaga Penggerak: 2 buah mesin diesel
    Komandan Kapal









    : Letkol Laut (P) Prasetyo (2003-2005)
      Letkol Laut (P) Estu Prabowo (2005-2007)
      Letkol Laut (P) Purwanto (2007-2008 )
      Letkol Laut (P) Hadi Prayitno (2008)
      Letkol Laut (P) Indarto Budiarto (2008)
      Letkol Laut (P) Basri Mustari (2008-2009)
      Letkol Laut (P) Heribertus Yudho Warsono (2009-2011)
      Letkol Laut (P) Ari Widyatmoko (2011-sekarang
      Sumber wikipedia.org

      Mars Pertinas Saka Bahari
      Oleh : Kak Saad Aly

      Perkemahan Bakti Saka Bahari
      Wujud kepedulian Pramuka
      Arung samudera hingga tapal batas negara 
      di Pulau Sebatik Nunukan
      Perkemahn Bakti Saka Bahari
      Bina karakter muda bangsa
      Beriman taqwa dan siap sedia Menjaga NKRI 
       

      Kursus Instruktur Dasar Teknik Kepramukaan

      SALAM PRAMUKA.....!!!!!
      Halo kakak-kakak semua... Ketemu dengan saya lagi ni.. Saya Farid dari DKC Lampung Timur. kali ini saya akan berbagi pengalaman saya ketika kemarin saya mengikuti Kursus Instruktur Dasar Tehnik Kepramukaan pada tanggal 25-28 Januari 2012 yang dilaksanakan di Kwarran Batanghari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Lampung Timur dan kebetulan juga ini pertama kali diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Lampung Timur dan Alhamdulillah juga saya LULUS sebagai Instruktur, jadi saya angkatan Pertama,,, heheeee...berikut ini tentang Kursus Instruktur Dasar Tehnik Pramukaan yang saya ikuti kemarin:

      Kursus Instruktur Tehnik Kepramukaan adalah suatu kursus yang mengajarkan tentang tehnik-tehnik dasar yang benar dalam kegiatan Kepramukaan. Tehnik Kepramukaan supaya bisa menerapkan Tehnik dasar Kepramukaan di Setiap Gugus Depan yang ada.

      Klik untuk memperbesar gambar
      Kegiatan ini dilaksanakan untuk membentuk atau mencari para Instruktur. Misalkan cara berbaris yang benar, cara menggunakan kompas, cara menggunakan sandi-sandi dan pengetahuan-pengetahuan Pramuka yang lainnya. Selain itu kemarin saya juga melaksanakan kegiatan survival yang masih dilaksanakan di Kwarran Batanghari juga, dikegiatan ini kami dituntut untuk hidup mandiri, karena kami hanya dibagikan bahan mentah yang harus kami masak sendiri selama mengikuti Kursus Tehnik Dasar Kepramukaan. Waktu itu saya memasak tidak menggunakan kompor minyak tetapi saya memakai kompor yang terbuat dari kaleng kecil dan menggunakan bahan bakar Spirtus ( hehe sedikit pengetahuan kak..)

      yang mengikuti Kursus ini lumayan banyak sekali, ada 75 orang peserta yang berasal dari Kwartir Ranting masing-masing yang terletak di Kwartir Cabang Lampung Timur. dan yang mengisi Kursus ini adalah Beberapa Pelatih dari Kwartir Cabang Lampung Timur sendiri, Seperti Kak Nasoka, Kak Darman, Kak Wanto, Kak Tumin, Kak Jarwo, dan lain-lain. Selain itu juga ada 4 Instruktur Tekpram Pusdiklatda Lampung yang juga memberi pelajaran kepada saya yaitu Kak Yahya dari Way Bungur, Kak Andi dari Purbolinggo, Kak Ida dari Jabung dan Kak Tony dari Metro Kibang.

      Demikian kakak-kakak Ilmu yang saya dapat dari Kursus Instruktur Dasar Tehnik Kepramukaan. Semoga kakak-kakak sekalian juga bisa mengikuti kursus ini. Terimakasih sudah membaca catatan saya,,,
      SALAM PRAMUKA....!!!!!!!!

      Oleh : Muhamad Farid Dahlan
      Instruktur Tekpram Pusdiklatcab Lampung Timur

      Jumat, 16 Desember 2011

      Saka Wira Kartika

      SAKA WIRA KARTIKA KOMANDO RAYON MILITER 411-11/PURBOLINGGO.

      SALAM PRAMUKA........!!!

      Halo kakak-kakak Pramuka semua,, Saya Farid, saya adalah anggota Dewan Kerja Cabang Lampung Timur. Dan saya juga salah satu anggota Saka Wira Kartika, dan Nama Pamong Saka kami adalah SERMA Dilly S. Kali ini saya ingin menceritakan atau sedikit berbagi pengalaman tentang Saka Wira Kartika. Saat pertama mengkuti Saka Wira Kartika dan kebetulan juga saya angkatan pertama di Saka Wira Kartika Koramil 411-11/Purbolinggo saya sudah merasa bangga dan sedikit tertantang, apalagi ketika saya dan teman-teman yang lain mengikuti Pelantikan Anggota Saka Wira Kartika angkatan Pertama. Disitu saya sangat tertantang, banyak juga kegiatan seperti kegiatan militer mungkin ia?? heheee... seperti jaga barak dan jadi petugas piket.. Itu adalah kegiatan yang menurut saya sendiri adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.
      Keluarga Besar Saka Wira Kartika Koramil 411-11/Purbolinggo
      Satuan Karya Pramuka Wira Kartika berupa Satuan Karya Rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan bersama Kepala Staf Angkatan Darat bersama Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007, tentang kerjasama dalam usaha pembinaan dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan. Pengoraganisasian Saka binaan TNI AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
      1. Krida Survival
      2. Krida Pioner
      3. Krida Mountainering
      4. Krida Navigasi Darat
      5. Krida Bintal Juang

      Satuan Krida :

      1. Krida Survival
      Dalam melakukan perjalanan di Alam terbuka, seorang Petualang perlu membekali diri dengan pengetahuan SURVIVAL. Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu .dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.

      Arti survival sendiri bisa seperti berikut ini :
      S  : Sadar dalam keadaan gawat darurat
      U  : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah
      R  : Rasa takut dan putus asa hilangkan
      V  : Vitalitas tingkatkan
      I   : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya
      V  : Variasi alam bisa dimanfaatkan
      A  : Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya
      L  : Lancar, slaman, slumun, slamet


      2. Krida Pioneering
      adalah krida yang kegiatannya berhubungan erat dengan tali-temali, seperti membuat jembatan gantung, membuat tandu untuk pertolongan pertama, gapura, dll.

      3. Krida Mountaineering
      Secara bahasa arti dari kata Mountaineering adalah teknik dalam mendaki gunung. Adapun Ruang lingkup kegiatan dari Mountaineering sendiri meliputi banyak kegiatan diantaranya sebagai berikut :
      1. Hill Walking/Hiking
      Hill walking atau yang lebih dikenal juga sebagai hiking adalah sebuah kegiatan mendaki daerah perbukitan atau menjelajah kawasan bukit yang biasanya tidak terlalu tinggi dengan derajat kemiringan rata-rata di bawah 45 derajat.
      2. Climbing
      Climbing merupakan olah raga panjat yang dilakukan di tempat yang curam atau tebing
      3. Rock Climbing
      Rock Climbing adalah olah raga fisik dan mental yang mana selalu membutuhkan kekuatan, keseimbangan, kecepatan, ledakan-ledakan tenaga yang didukung dengan kemampuan mental para pelakunya.

      4. Krida Navigasi Darat
      Navigasi darat merupakan teknik menentukan posisi dan arah lintasan di peta maupun pada medan sebenarnya (khususnya di daratan). Keahlian ini sangat mutlak dimiliki oleh penggemar kegiatan alam terbuka karena akanmemudahkan perjalanan kita ke daerah yang khususnya belum kita kenal sama sekali Disamping itu, keahlian ini sangat berguna dalam usaha pencarian korban kecelakaan tersesat atau bencana alam Untuk itu dibutuhkan pemahaman kompas dan peta serta teknik penggunaannya.

      5. Bintal Juang
      Bintal Juang adalah Krida penanggulangan bencana.

      Lambang Saka Wira Kartika
      Bentuk Lambang Saka Wira Kartika berbentuk segi lima beraturan, yaitu lima sisinya sama panjang
      Isi :
      1. Lambang Eka Paksi.
      2. 2 buah Tunas Kelapa Gerakan Pramuka.
      3. 2 buah batang padi yang menguning.
      4. Untaian pita bertuliskan Saka Wira Kartika 
      Warna dan arti.
      1. Warna dasar Merah Putih melambangkan bendera kebangsaan Republik Indonesia.
      2. Lambang Kartika Eka Paksi. Terdiri atas kata � Eka � berarti Bintang. � Eka � berarti satu, dan � Paksi � berarti burung. Di atas burung terdapat Bintang Emas yang melambangkan kemenangan yang gemilang. Di dada Burung terdapat warna Merah Putih dan yang melambangkan kesucian dan keberanian. Sehingga keseluruhan melambangkan keperkasaan tanpa tanding dalam menjujung tinggi cita-cita luhur bangsa Indonesia.
      3. Tunas Kelapa Gerakan Pramuka. Melambangkan bahwa setiap anggota Gerakan Pramuka hendaknya serbaguna. Seperti kegunaan seluruh bagian pohon kelapa.
      4. 2 Tangkai padi yang menguning. Melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
      5. Segilima, Melambangkan Dasar Negara Republik Indonesia, yakni Pancasila.
      6. Garis tepi warna kuning, melambangkan jiwa Pramuka yang kesatria.
      7. Untaian pita berwarna merah dengan tulisan Saka Wira Kartika berwarna hitam : a). Warna Pita merah melambangkan keberanian. b). Warna tulisan hitam melambangkan ketegasan.
      8. Tulisan Saka Wira Kartika : 
      • Saka ( Satuan Karya Pramuka ) adalah wadah pendidikan guna menyakurkan minat, mengembangkan bakat, dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang Ilmu pengetahuan dan tehnologi.
      • Wira adalah kesatria muda yang terampil, tangkas dan cerdas.
      • Kartika adalah Bintang yang tinggi, melambangkan cita-cita yang tinggi dan berbudi luhur.
      Demikian informasi yang dapat kami bagi dalam kesempatan kali ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi kakak-kakak anggota Saka Wira Kartika khususnya, dan Pramuka Indonesia Pada Umumnya.
      Kunjungi M. Farid Dahlan di Facebook

      Kamis, 01 Desember 2011

      Sandi Bulan Bintang

      SALAM PRAMUKA!!!
      Halo kakak-kakak semua... saya Farid, saya adalah anggota Gerakan Pramuka dari Kwarcab Lampung Timur. kali ini ingin sedikit mempromosikan sandi saya,, heeheeee.... promosi, tapi sebelumnya saya ingin bercarita dulu tentang kegiatan Pramuka terutama kegiatan membuat sandinya,,
      Pramuka adalah kegiatan yang sangat menarik. apa lagi ketika kita sudah sekian lama mengikutunya. salah satunya kegiatan menarik dalam kegiatan pramuka adalah membuat sandi.

      Sandi Pramuka, sandi adalah sesuatu yang tidak asing ketika mengikuti pramuka. Ketika kita bisa membuat sandi, kita bisa menggunakannya sebagai sandi rahasia yang hanya teman kita sendiri yang tahu. sebenarnya membuat sandi itu tidaklah sulit, bahkan sebenarnya sangat mudah,  ketika membuat sandi kita bisa menggunakan sesuatu di sekitar kita. Seperti kali ini saya membuat sandi yang saya namakan sandi bulan bintang. sandi ini saya buat ketika saya mengamati sandi kotak 1 dan sandi kotak 2, pada intinya sandi bulan bintang ini sama dengan sandi kotak 1 maupun sandi kotak 2. selain mudah dipahami sandi ini juga mudah dihafal, sandi ini saya buat dengan huruf abjad urut searah dengan jarum jam, yaitu urut memutar kearah kanan. dan ketika ada huruf yang berada di kotak atau garis yang sama mungkin kakak-kakak akan sedikit bingung. cara kita mengerjakan sandi ini ketika berada dalam kotak atau garis yang sama adalah kita bisa mengurutkan dari abjad yang paling  kecil terlebih dahulu, contoh bisa lihat gambar dibawah ini :
      Sandi Bulan Bintang

      Bagaimana? Sangat mudah bukan? Demikian sedikit tulisan saya tentang sandi, semoga bermanfaat untuk kita anggota Pramuka di seluruh Indonesia. Jangan lupa terus kunjungi blog Pasukan Kusumayudha ini untuk info-info kepramukaan yang lain. Salam Pramuka!!!
      Lihat profil lengkap Muhamad Farid Dahlan di Facebook.